Look at !!

Tampilkan postingan dengan label Inspirator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirator. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2012

Bryan : Komitmen Merubah Mimpi Saya Menjadi Kenyataan



“Selalu ada jalan jika kita mau berusaha !”
Prinsip ini menjadi pegangan saya dalam meraih tubuh atletis ideal. Rutinitas saya sebagai pekerja dan mahasiswa tentunuya memberikan tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan tubuh atletis ideal. Bagi saya, alasan hanyalah untuk mereka yang banyak ‘keinginan’ tapi tidak punya ‘kemauan’ berusaha yang cukup kuat.
Saya memulai semuanya di usia 16 tahun. Ditahun 2008, tinggi badan 165cm dan berat badan yang hanya 48kg membuat saya sedikit minder dengan teman-teman yang ada disekitar saya. Keadaan itu tidak membuat saya hanya berdiam diri, iklan L-Men yang diperankan oleh Obert L-Men of The Year 2008 menjadi motivasi yang sangat besar bagi diri saya.
Pengetahuan tentang program latihan yang belum seberapa memang menjadi penghalang dasar, mungkin bagi semua orang yang baru memulai latihan di gym. Namun memanfaatkan setiap kesempatan dan belajar dari orang-orang yang sudah memiliki banyak pengalaman di tempat latihan adalah bentuk KOMITMEN saya.
Tahun 2009 awal,saya sempat jenuh untuk berlatih. Beralih menjadi seorang vokalis band memang banyak menyita waktu. Hari-hari yang dihabiskan di studio band membuat badan kembali down. Sering manggung hingga larut malam bahkan pola makan yang tidak teratur menjadi ‘masalah’ yang saya hadapi kala itu. Semangat yang luntur dan latihan yang tidak lagi teratur membuat hasil perjuangan saya seakan tak bersisa.
Di tahun 2010 awal, Luthfi ,junior saya di SMA mengikuti ajang L-Men Of The Year 2010 di Pekanbaru dan mendapat tempat sebagai TOP 20, pencapaian tersebut memberikan banyak inspirasi bagi orang lain ta, terkecuali diri saya pribadi.
Usai kelulusan SMA, saya memilih L-Men Gain Mass untuk memaksimalkan program latihan saya. Dengan waktu yang tersisa hanya 6 bulan menjelang LOTY 2011, saya memasang target untuk meraih prestasi terbaik di ajang ini. Banyak tantangan yang saya hadapi saat itu. Bekerja sebagai seorang Sales Marketing di CV yang bergerak dibidang teknik dan menjadi mahasiswa di salah satu universitas swasta di pekanbaru masih menjadi rutinitas yang harus saya jalani. Tapi bagi saya, ini bukan halangan untuk memperjuangan tubuh atletis saya, kita yang mengatur waktu, bukan sebaliknya.
Di tahun 2011, saya berhasil menjadi TOP10 Pre-Audisi LOTY 2011 Pekanbaru, ini membuktikan bahwa ‘Tidak ada mimpi yg mustahil jika kita mau berusaha keras untuk mewujudkannya’. Tetap memegang komitmen menjalankan pola hidup sehat memberi saya kesenangan tersendiri ketika berkesempatan ‘menginspirasi’ orang disekitar saya. Tidak hanya menginspirasi secara langsung, bersama L-Men saya berusaha untuk menginspirasi melalui social media yang ada.
Di tahun 2012, saya kembali mendapatkan gelar TOP10 Pre-Audisi LOTY 2012 Pekanbaru, bagi saya ini adalah buah Komitmen saya untuk tetap menjalani pola hidup sehat bersama L-Men. Perjalanan saya belum berakhir ! Sebagian mimpi saya sudah menjadi kenyataan, tapi masih banyak mimpi lain yang harus diperjuangkan.
Teruslah berusaha untuk mewujudkan mimpi yang ada, DON’T WISH FOR IT, FIGHT FOR IT !!!
Tetap semangat teman, proses lah yang memberi kita arti dari ‘hasil’ yang kita peroleh kelak. Ingat ! Sesuatu yang instan tidak akan memberikan hasil maksimal.
Trust Me It Works


Sumber : L-Men

Rabu, 04 Juli 2012

L-men Inspiration - Testimonial Baso: Tak Hanya Tubuh Atletis Ideal, Ilmu Hidup Pun Saya Dapatkan


Nama saya Baso Wahyuddin salah satu putra daerah dari Makassar Sulawesi Selatan. Saya lahir dan dibesarkan ditengah keluarga yang sederhana, sejak kecil saya terbiasa olahraga, yaitu bulu tangkis.. Setelah lulus dari SD saya mulai serius dengan olahraga bulutangkis, Saya mendaftarkan diri untuk ikut pelatihan olahraga bulutangkis yang ada di kabupaten Wajo. Berbagai prestasi yang saya raih, seperti menjurai PORSENI tingkat SMA dan pertandingan-pertandingan lainnya yang berhubungan dengan olahraga bulutangkis. Saat kuliah di Universitas Hasanuddin Makassar, saya tidak aktif lagi bermain bulutangkis dikarenakan kesibukan sehari-hari. Suasana dan lingkungan sewaktu masih sekolah dengan bangku kuliah memang sangat berbeda, dan pada saat itu saya tertarik untuk menjadi seorang entertainer, apalagi saya sangat mengagumi aktor film Vino G Bastian yang terkenal aktingnya bagus dan mempunyai tubuh yang atletis. Sejak itulah saya mulai tertarik fitnes karena melihat aktor tersebut sangat keren ditambah dengan perutnya yang sixpack.
Untuk menjadi entertainer, model atau mendapatkan tubuh yang atletis seperti idola saya, bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan motivasi yang tinggi, usaha, kerja keras, doa untuk mencapai itu. Dari situ, saya mulai mencari informasi tentang olahraga fitnes dan mulai menjalankannya.
Dulu saya sangat kurus, BB waktu itu hanya 55 Kg dan itu adalah salah satu motivasi juga kenapa saya ikut fitnes. Awalnya memang terasa berat, tapi hobby olahraga yang saya miliki sejak kecil terasa sangta membantu. Kurang lebih 3 tahun saya menekuni fitnes, banyak sekali kendala yang saya hadapi untuk mendapatkan tubuh yang atletis, seperti kesibukan saya sebagai seorang mahasiswa ataupun lagi kegiatan diluar yang dapat menganggu jadwal latihan dan istirahat saya. bukan hanya itu, perasaan malas sering kali datang, tapi saya selalu berfikir bahwa “Segala sesuatu harus melalui proses dan tidak di dapatkan dengan cara yang instan”.
Untuk memaksimalkan hasil latihan, saya mengonsumsi produk L-Men Gainmass yang mampu mempercepat kenaikan berat badan dari massa otot. Dalam seminggu saya biasa latihan 4 kali yang juga saya lengkapi dengan cardio, sepeda dll. Saya juga mulai menerapkan pola hidup sehat, termasuk pola makan, pola istirahat, dan sebagainya. Hasilnya, selain mendapatkan tubuh atletis ini, saya juga jarang mengeluh sakit,, tubuh menjadi bugar sehingga performa harian saya semakin maksimal.
Hasil lain dari perjalanan saya, ditahun 2011, saya berhasil menjadi TOP 10 Pre-Audisi L-Men of The Year Makasar. Setelah kegiatan tersebut saya semakin bersemangat dan fokus kembali untuk persiapan tahun berikutnya. Tahun ini, saya kembali masuk di TOP 11 Pre-Audisi L-Men of The Year Makasar, tapi saya percaya, usaha dan kerja keras ini akan membuahkan hasil yang lebih baik lagi di kesempatan berikutnya.

Sumber : L-Men

Minggu, 24 Juni 2012

L-Men Inspiration - MARINO: Perjuangan Hilangkan 31 Kg

MARINO: Perjuangan Hilangkan 31 Kg Perjuangan panjang telah saya tempuh hingga saya bisa mencapai pada kondisi tubuh saya sekarang. Saya akan berbagi sedikit cerita dengan Anda.
Berat badan saya dulu 98 kg dengan tinggi 180 cm, ukuran celana saya nomor 38. Gaya hidup saya dulu sangat tidak sehat, saya tidak pernah berolahraga dan sama sekali tidak suka buah-buahan. Selain itu, saya juga selalu minum-minuman yang manis atau bersoda dan hampir tidak pernah minum air putih. Gaya hidup seperti itu terus saya jalani hingga akhirnya saya kemudian divonis mengalami Obesitas dan juga terkena hipertensi. Selain malas bergerak, saya juga semakin sering mengalami sakit kepala. Dokter menyarakan saya untuk melakukan diet serta olahraga, supaya saya tidak sering mengalami sakit kepala, yang disebabkan oleh hipertensi. Di samping itu saya juga diharuskan minum obat apabila tekanan darah saya naik. Dari sini saya mulai sadar bahwa saya harus mengadakan perubahan pada gaya hidup saya.
Saya memulai mengatur pola makanan saya, khususnya soal makanan berminyak dan minuman manis; saya hapus semuanya dari menu makanan. Di samping itu, saya juga mengkonsumsi produk L-MEN LOaE WEIGHT sebagai pengganti sarapan dan makan malam. Jam 07.00 saya minum L MEN LOSE WEIGHT, jam 10.00 saya makan buah, jam 13.00 saya makan siang dengan menu lengkap, namun dengan asupan karbohidrat terkontrol dan protein yang tinggi, serta dilengkapi juga dengan sayuran. Jam 16.00 saya makan buah lagi sebagai snack, dan sebagai penutup hari, saya minum L-MEN LOSE WEIGHT lagi pada jam 19.00.
Perjuangan Grand Finalist L-MEN terdahulu sangat menginspirasi saya untuk tetap disiplin. Setiap pagi, saya lari di tempat sembari menonton DVD L-MEN OF THE YEAR sebagai motivasi saya untuk terus semangat mencapai cita-cita memiliki badan yang sehat dan atletis. Pergi ke fitness center mulai menjadi bagian dari gaya hidup saya juga, di mana latihan treadmill adalah olahraga wajib, yang kadang diselingi juga dengan kelas RPM atau berenang. Hampir 4-5 kali seminggu waktu saya dihabiskan untuk latihan beban untuk membentuk otot di GYM. Tidak terasa, dalam waktu 1,5 tahun saya berhasil mencapai berat badan 67 kg dan di usia 35 tahun ini saya berhasil lolos sebagai salah satu Grand Finalist L-Men of the Year 2011.
Saya meyakini apa yang saya lakukan, tidak ada hal yang sia-sia selama hal itu positif. Persiapkan selalu diri kita untuk menghadapi kesempatan-kesempatan yang ada di masa depan. Sulit dipercaya bahwa sekarang wajah saya pun kini terpampang di kemasan produk yang telah membantu saya untuk memiliki tubuh yang sehat dan atletis.
Terima kasih L-MEN “TRUST ME, IT WORKS!”
MARINO ALISASTRA – GRAND FINALIST L-MEN OF THE YEAR 2011

@L-Men 

Rabu, 13 Juni 2012

Kegagalan adalah Kesuksesan yang tertunda - Jefry : Sempat gagal, bangkit, dan MENANG!

Memulai hidup sehat tidak semudah seperti yang dipikirkan banyak orang, tetapi tidak sesulit apa yang dilihat orang, jika hidup sehat dijadikan gaya hidup otomatis kita akan terbiasa dan nyaman menjalaninya.
Saya memulai hidup sehat sejak berumur 18 tahun, saat itu tinggi badan saya 160cm dan berat badan 58kg. Karena saat itu saya tidak lolos seleksi Calon Taruna AKPOL dan Calon Siswa Secaba POLRI pada tahun 2006 disebabkan saya masih terkurung ditubuh yang sangat mungil alias kurus. Pada tahun 2007 saya diajak oleh paman saya untuk mengikuti fitnes. Saat itu saya belum memahami cara mengatur pola makan, istirahat, dll. Belajar sedikit demi sedikit, saya pun mulai mengerti bagaiman cara membentuk tubuh yang ideal dan sehat. Sejak saya mengatur pola makan dan makanan apa saja yang boleh saya makan atau tidak boleh saya makan. Saya mulai merasakan ada yang berbeda ditubuh saya. Yang dulunya mungil, kini mulai berubah dan juga berat badan saya mulai bertamba yang secara otomais membuat tubuh saya mulai berbentuk. Disitulah saya mulai mendapatkan semangat yang membara, sehingga saya berkata didalam hati “kalau saya tidak akan berhenti berlatih dan berlatih, saya juga mau agar orang lain bisa seperti saya!”.
Di tahun 2010 saya sempat mengalam kecelakaan sehingga 2 bulan tidak bisa berjalan dan 2 bulan itu juga saya tidak berlatih sehingga tubuh saya menjadi kecil kembali. Saat itu saya merasa sangat tidak nyaman karena sudah kembali ditubuh mungil, saya memutuskan untuk berlatih kembali. Setelah 11 bulan berlatih saya mengikuti Pre-Audisi LOTY 2011 Yogyakarta, puji Tuhan saat mengikuti LOTY pertama kali saya bisa menjadi juara di The Best Sixpack LOTY 2011 Yogyakarta. Saat itu saya mulai mengenal orang-orang yang melakukan pola hidup sehat bersama L-Men. Tidak cukup sampai di Yogyakarta, saya pun mencoba mengikuti Audisi LOTY 2011 Jakarta, puji Tuhan saya bisa masuk Top 5 The Best Sixpack Audisi LOTY 2011 Jakarta. Saya tidak hanya mendapatkan gelar tapi lewat acara-acara yang diadakan PT. Nutrifood Indonesia, saya bisa bertemu dan bersahabat dengan orang-orang hebat.
Semenjak meraih gelar The Best Sixpack LOTY 2011 Yogyakarta saya semakin dikenal orang banyak, bukan hanya didaerah saya (Halmahera) atau didaerah dimana saya tinggal saat ini (Salatiga), tetapi saya dikenal oleh banyak orang. Pada tahun 2012 saya mencoba mengikuti Pre-Audisi LOTY 2012 Semarang, puji Tuhan saya bisa masuk juga di Top 5 The Best Sixpack, saya tidak menyerah sampai disitu. Karena saya Putra MALUKU maka saya pun mengikuti Pre-Audisi LOTY 2012 Ambon, dan puji Tuhan dua prestasi pun saya dapat di Pulau MALUKU, yaitu Top 5 The Best Sixpack dan Top 21 Pre-Audis LOTY 2012 Ambon. Kembali lagi ke Pulau Jawa saya mencoba kembali mempertahankan bahkan kalau bisa melebihi dari prestasiku tahun lalu di LOTY Yogyakarta, puji Tuhan saya bisa masuk Top 5 The Best Sixpack LOTY 2012 Yogyakarta.
Terima kasih buat mas Rino (Top 6 L-Men of The Year 2011) yang sudah menjadi inspirasi saya, dimana mas Rino yang tetap semangat menginspirasi banyak orang untuk hidup sehat, saya tidak mau kalah dalam hal menginspirasi hidup sehat. Terima kasih juga buat L-Men yang terus menginspirasi saya dan banyak anak mudah di bangsa Indonesia. Pesan saya bagi teman-teman semua, sehat itu sangat mahal bahkan biarpun kita kaya tetapi kita tidak dapat membeli kesehatan. Tetap semangat kawan, kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan hidupmu. Saya Bisa Anda Juga, L-Men Trust Me It Works!

Pola Makan & pola latihan:
Saat bulking (Penggemukan):

08:00 sarapan (Roti Gandum + Putih Telur + L-Men Gain Mass).
10:00 (Apel + Putih Telur + L-Men 2 Go)
12:00 (Nasi Putih + Daging Sapi (non lemak) + Bayam + Brokoli + L-Men Sixpack Tea)
14:00 (Pisang Ambon + L-Men Gain Mass)
16:00 (Nasi putih + Dada Ayam Bakar + Tempe bakar + L-Men Sixpack Tea)
17:00 (L-Men IsoPower + Fitness)
19:30 (Nasi Merah + dada ayam bakar + tempe Bakar + tahu bakar + selada)


Saat diet (pengeringan):
06:00 (Cardio + sit-up + push-up + L-Men IsoPower)
08:00 (Bubur kacang hijau + ketan hitam + Kopi pakai L-Men Sixpack)1
10:00 (Apel + Putih Telur + L-Men 20 Go)
12:00 (Kentang + dada ayam + Bayam + Brokoli + L-Men Sixpack Tea)
14:00 (Pisang Ambon + L-Men Platinum)
16:00 (Nasi merah + Dada Ayam Bakar + Tempe bakar + L-Men Hi-Protein)
17:00 (L-Men IsoPower + Fitness)
19:30 (Nasi Merah + dada ayam bakar + tempe Bakar + tahu bakar + selada)

Sumber : L-Men 

Amazing - Destan : Transformasi bentuk tubuh kurang dari 1 tahun!



Destan TestimonialNama saya Destan, perjalanan pembentukan tubuh atletis saya dimulai pada bulan Mei tahun 2010, saat itu berat badan saya 80 kg dengan tinggi badan hanya sekitar 170 cm. Berat badan berlebih tersebut membuat saya merasa kesulitan untuk berpenampilan menarik, bahkan beberapa cemoohan dari teman kerap saya terima.

Saat itu saya bosan dengan keadaan tubuh saya, saya menginginkan bentuk tubuh yang lebih baik. Saya tahu, dengan keadaan tubuh saya saat itu tidak mudah untuk dapat meraih tubuh atletis yang saya inginkan. Saya tidak menyerah, saya jadikan hal tersebut sebagai tantangan, dengan komitmen dan kerja keras saya yakin akan berhasil.

Perjalanan saya mulai dengan meminta bantuan pada teman saya Tommy Wibowo untuk mengenalkan saya pada fitnes. Disana, saya bertemu Erwin Gunawan dan Canopus Widy yang mengenalkan saya pada L-Men. Saat itu juga saya mulai mengkonsumsi L-Men, saya sangat serius menginginkan tubuh atletis, dan saya yakin L-Men dapat mewujudkan impian saya. Kami berlatih bersama dan bertekad untuk mengikuti LOTY 2011, saya sempat ragu apakah mungkin saya mendapatkan tubuh atletis hanya dalam beberapa bulan saja, saya putuskan untuk tidak menyerah karena saya tidak akan tahu hasilnya jika tidak mencoba. Latihan bersama membuat saya lebih semangat, bahkan gym tempat saya latihan sudah terasa seperti rumah sendri. Latihan keras saya dukung dengan pola makan dan istirahat yang baik, saya percaya ketiga hal tersebut sangat berhubungan dan menentukan keberhasilan saya. Tak hanya itu, suplemen pendukung saya konsumsi secara teratur, L-Men Advance, L-Men STMG, dan L-Men Amino Bar rutin saya konsumsi sesuai dengan waktunya. Produk-produk tersebut biasa saya beli di L-Men store, selain harga lebih terjangkau, juga mendapatkan poin yg dapat ditukar dengan merchandise yang bagus dan menarik.

LOTY 2011 pun tiba, ternyata waktu bukanlah satu-satunya hal yang menentukan keberhasilan kita meraih tubuh atletis, dengan niat, semangat dan sifat pantang menyerah kita bisa berhasil dalam waktu yang jauh lebih cepat. Dalam waktu kurang dari setahun, berat badan saya berhasil turun dari 80kg menjadi 58kg. Tak hanya itu, saya berhasil menjadi nominasi TOP 5 The best sixpack dan masuk 29 besar Pre Audisi Bali 2011. Seneng pasti ! Perjuangan saya tidak sia-sia, badan atletis berhasil saya raih dan gaya hidup sehat sudah menjadi hal wajib dalam hidup saya. Semua pasti saya pertahankan, bahkan akan saya tingkatkan untuk meraih prestasi lebih baik di LOTY 2012, Trust me it works! 

Sumber : L-Men 

L-Men Inspiration - Yudha: Underweight, Overweight dan kini bertubuh Atletis Ideal



Sudah segala upaya saya lakukan untuk hanya sekedar menjadi ‘gemuk’, makan sesering dan sebanyak mungkin, konsumsi susu impor penambah berat badan, konsumsi obat2an/multivitamin penambah nafsu makan, dan berbagai usaha lainnya. Tapi tidak ada yang berhasil. Kata teman-teman saya makanan yang saya makan cuma numpang lewat di perut saya. Saya sadari pada saat itu saya jarang sekali berolahraga, saya hanya melakukan kegiatan bersepeda tiap 2 kali seminggu atau hanya push up dan sit up yang jarang-jarang.

Awal pertama saya mengkonsumsi L-men yaitu pada bulan maret 2009, keinginan saya waktu itu hanyalah ingin mendapatkan badan yang gemuk dan lebih berisi dan saya yakin L-Men bisa mewujudkan apa yang saya inginkan, saya pun menjatuhkan pilihan saya pada L-Men Gainmass. Selama beberapa bulan saya mengkonsumsi L-men, saya hanya rutin melakukan latihan ringan seperti push up dan sit up tapi hasil yang saya dapatkan sudah lumayan terlihat, berat badan yang awalnya sekitar 52kg menjadi 55kg dan badan sedikit lebih berisi. Sampai akhirnya teman saya mengajak saya untuk berlatih di pusat kebugaran. Awalnya saya tidak mau karena rasa malu dan takut yang tidak beralasan, terbayang di benak saya tempat fitness adalah tempat para pria-pria kekar dan berotot, mungkin pria kerempeng seperti saya akan ‘ditertawakan’ oleh para fitness mania disana. Tapi saya mulai berfikir, bahwa tidak akan ada perubahan signifikan apabila saya hanya jalan ditempat. Saya pun memberanikan diri pergi ke tempat fitness sekitar bulan Juli 2009. Dan ternyata rasa malu saya pun hilang setelah melihat ternyata di tempat fitness banyak yang sedang dalam perjuangan yang sama.

Karena kesibukan saya sebagai mahasiswa, jadwal kuliah yang padat dan tugas yang seabreg membuat saya kembali malas untuk melakukan olahraga. Saya hanya bertahan fitness sampai September 2009, tetapi saya masih tetap rutin mengkonsumsi l-men untuk kebutuhan nutrisi saya sehari-hari. Saya kembali berlatih sekitar bulan Januari 2010 itu pun karena ajakan teman saya dan hanya bertahan 4 bulan saja, karena pada bulan Mei 2010 saya mendapatkan cedera serius di punggung akibat mengangkat beban terlalu berat tanpa bantuan teman saya. Kurang lebih 6 bulan saya absen latihan, tapi bukan berarti saya diam, saya masih melakukan olahraga ringan sesuai dengan kapasitas saya saat itu. Bulan November 2010 sampai Januari 2011 dan badan atletis ideal sudah saya dapatkan tetapi sayangnya lagi-lagi saya mendapatkan cedera, kali ini di bagian pergelangan tangan yang membuat saya kembali tidak bisa mengankat beban yang berat dan mematahkan semangat saya untuk bisa mengikuti LMen Of The Year 2011.
Kali ini saya sungguh-sungguh merasa down, stress dan pola makan yang berlebihan membuat bobot tubuh saya semakin naik, berat badan saya yang awalnya sekitar 62kg bertambah drastis menjadi sekitar 72-75kg, alhasil perut semakin membesar dan lemak dimana-mana. Saya pun mulai menggatur pola makan saya dan berlalih ke LMen Hi-Protein Advanced Formula. Kemenangan saya dalam kontes foto L-Men periode Mei 2011, Oktober 2011 dan November 2011 secara berturut2 kembali memotivasi saya untuk mengikuti L-Men of The Year 2012.

Saya tidak mungkin mengikuti audisi sekelas L-Men Of The Year dengan keadaan yang biasa2 saja. Saya pun bertekad untuk mendapatakan sixpack dalam waktu yang relatif singkat, dengan pola makan yang teratur, latihan rutin dan istirahat yang cukup serta nutrisi dari L-Men Platinum secara konsisten akhirnya saya bisa mendapatkan kembali tubuh ideal dan perut sixpack yang saya inginkan selama ini. Mudah2an perjalanan saya bisa menginspirasi teman-teman untuk terus menerapkan pola hidup sehat bersama L-Men tentunya!
“Gemuk atau kurus BUKAN turunan, BUKAN nasib. Gemuk atau kurus adalah kesalahan gaya hidup kita. Sadari, terima, dan bertindaklah, SEKARANG JUGA!! Satu-satunya jalan paling cepat adalah dengan menjalankan pola hidup sehat dan berlatih keras. Semakin lama kita memulai, semakin lama tubuh atletis kita dapatkan. L-Men, Trust Me it Works!!!

Sumber : L-Men

Selasa, 22 Mei 2012

L-men Inspiration

Lani Orlando: Dengan gaya hidup sehat berhasil turun 45 kg

Sebagai keturunan asli palembang, Tentunya saya sangat menggemari kuliner khas kota kelahiran saya. Empek-empek dan nasi padang dengan kuah santan adalah menu kegemaran saya sehari-hari. Empek-empek yang digoreng tentu memiliki kandungan lemak yang tinggi ditambah lagi dengan kandungan santan pada nasi padang. Pola makan yang tidak terkontrol dan teratur akhirnya membuat berat badan saya menyentuh angka 110 kg dengan tinggi badan 175 cm.
Dengan berat badan yang overweight dan tidak diimbangi dengan adanya olahraga sedikitpun, tidak heran berbagai penyakit seperti flu, sesak nafas sering menghampiri dan yang paling parah saya didiagnosis terserang penyakit hipertensi dan harus hidup dengan ketergantungan obat-obatan dari dokter. Penderitaan saya belum berakhir, dilingkungan sosial saya selalu menjadi bahan tertawaan orang lain dan selalu diejek teman-teman kampus karena badan yang sangat gemuk, sehingga membuat saya sedikit frustasi saat itu.
Merasa jenuh dengan keadaan yang semakin hari membuat saya terpuruk, akhirnya dengan modal pengetahuan yang minim tentang diet dan fitness, saya memberanikan diri untuk bergabung pada salah satu pusat kebugaran di kota saya. Tekad keras didalam hati untuk merubah semua gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi motivasi kuat yang saya tanamkan dalam diri, terlebih lagi terdorong akan rasa malu karena selalu menjadi bahan ejekan teman-teman di kampus. Awalnya memang terasa berat untuk meninggalkan makanan kesukaanku. Namun hal itu tidak membuat saya mundur, malah hal itu saya anggap sebagai ujian pertama dalam meraih tubuh atletis ideal. Pelan-pelan saya mulai mebiasakan diri untuk mengatur pola makan, istirahat, nutrisi, dan mengganti makanan yang dulunya digoreng menjadi makanan rebus, kukus, dan bakar.
Tidak lupa untuk kebutuhan nutrisi saya mengawalinya dengan mengkonsumsi L-Men Platinum setiap kali sebelum dan sesudah latihan. Saya juga sering minum secangkir kopi hangat yang dicampurkan dengan L-Men Sixpack Sweetener sebelum latihan dengan diakhiri latihan kardio yang rutin sampai akhirnya saya mencapai berat badan ideal saya yakni 65 kg.
Akhirnya dengan semua pola hidup sehat dan latihan yang telah saya jalani selama satu tahun, lalu saya memberanikan diri untuk mengikuti LOTY 2011 Palembang. Alhasil saya berhasil masuk ke jajaran top 10 dan sekaligus mendapatkan gelar the most favorite 2011 LOTY Palembang. Sungguh perjalanan yang membuahkan hasil dan saya sudah membuktikannya, Terimakasih banyak L-Men.

L-men Inspiration by Rayhan L-Men

Where’s My Sixpack?


          Saya sering mendapat pertanyaan, “sudah berbulan-bulan melatih otot perut,tapi sixpack belum juga terlihat?”. Don’t give up!! Ibarat cewe seksi namun pakai daster, otot sixpack tidak akan terlihat selama lemak masih menutupinya. Oleh sebab itu, saya akan memberikan tiga tips untuk mendapatkan perut sixpack: latihan otot perut, disertai dengan latihan fat burning, dan diet yang seimbang.
Karena tanpa kita sadari diet yang salah bisa mengagalkan latihan kita. Dulu saya juga berpikir bahwa diet rendah lemak saja sudah cukup, tapi ternyata konsumsi karbo yang berlebihan dapat meningkatkan timbunan lemak. Oleh karena itu untuk membantu mengurangi penyerapan karbo, saya menggunakan L-Men Sixpack Tea yang dapat menghambat penyerapan karbo hingga 66%. Mantap sekali bukan? Selain manfaatnya yang luar biasa, penyajian teh ini sangat praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Anda cukup melarutkan 1 sachet L-Men Sixpack tea ke dalam segelas air dan meminumnya sebelum mengkonsumsi makanan tinggi karbo, seperti nasi, pasta, dan mie.
C’mon guys, don’t let your sixpack hiding anymore #SayabisaAndajuga
Rayhan L-Men #Trust Me It Work