Look at !!

Minggu, 02 September 2012

Inna - Sun is up (clip officiel)

3 Hal Pertama yang Harus Dilakukan Setelah Lebaran


Ramadan sudah berlalu, Lebaran sudah lewat. Ramadhan dan Idul Fitri pastilah meninggalkan jejak di hari-hari Anda. Adalah bagus bila jejak tersebut adalah hati yang lapang serta keinginan untuk terus mengembangkan diri. Namun, bagaimana jika jejak tersebut adalah celana yang tiba-tiba sempit di pinggul atau perut yang tak lagi datar? Bila itu yang Anda alami sekarang, anda harus re-switch, segera!
Re-switch 1: Food Check!
Apa yang ada di meja tamu, di lemari makan, atau di dalam lemari es Anda? Apabila Anda masih menyimpan rendang atau opor sisa lebaran, lebih baik “amankan” saja. Sudah cukup Anda “berpesta pora” selama dua hari berlebaran, dan sudah waktunya Anda kembali menjalani pola makan “bersih” dengan gizi berimbang dan tinggi berimbang. Ya, itu artinya sudah waktunya Anda mengganti kue nastar dengan buah-buahan, ketupat dengan oatmeal/nasi merah, dan opor dengan dada ayam rebus atau tempe.
Bila Anda masih merasa enggan menyumbangkan kue nastar Anda kepada keponakan, misalnya, Anda harus baca artikel ini (http://www.l-men.com/kenali-makanan-lebaran-anda). Oh ya, enam butir kue nastar memiliki kalori setara sepiring nasi, lho!
Re-switch 2: Exercise Check!
Bagaimana dengan rutinitas nge-gym Anda selama bulan puasa? Bila Anda mengikuti saran dari artikel-artikel sebelumnya dan masih rutin nge-gym, tidak ada masalah. Anda tinggal mengembalikan intensitas latihan Anda seperti sebelum berpuasa. Namun, jika Anda berhenti gym selama bulan puasa dan malas memulai dari awal dengan berbagai alasan, Anda wajib baca artikel ini (http://www.l-men.com/cuti-latihan-ini-dampaknya). Tak ada jalan lain: mulailah latihan. Atau, setidaknya, tetapkan target pada tanggal berapa anda mulai nge-gym.
Oh ya, bila kelebihan lemak atau kegemukan adalah kekhawatiran utama Anda (apalagi bila perut Anda memang kelihatan membuncit), tak ada salahnya bila Anda memasukkan kardio sebagai rutinitas gym Anda. High Intensity Interval Training atau HIIT (http://www.l-men.com/faster-access-to-better-stamina) adalah variasi olahraga yang lebih efektif membakar lemak yang wajib Anda coba.
Re-switch 3: Sleep Check!
Tak lupa, bagaimana dengan pola tidur Anda? Apakah mengobrol seru bersama teman/sepupu membuat jam tidur Anda jadi bergeser? Atau mungkin Anda jadi sering bergadang? Hati-hati, kurang tidur—atau tidur tidak teratur—bisa berkontribusi pada penambahan berat badan Anda. Riset yang dipublikasikan di The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism tahun 2012 menunjukkan, kurang tidur satu malam saja akan mengaktifkan bagian otak yang bertanggung jawab akan rasa lapar. Itu artinya, Anda akan tergoda untuk makan lebih banyak ketika kurang tidur. Jadi, coba atur jadwal tidur Anda agar lebih teratur, serta pastikan Anda tidur cukup—sekitar tujuh jam – setiap malam.
Jadi, siap re-switch?

Sumeber : L-men

Sabtu, 18 Agustus 2012

Kurus tapi Perut Besar

Ketika kita kurus dan bertanya pada banyak orang untuk saran agar gemuk, pasti banyak saran yang keluar dari mereka, entah itu benar atau tidak. Tapi satu hal yang pasti, ketika kita melakukan sesuatu yang salah tetapi berat badan kita naik, maka bisa terjadi penumpukan lemak yang mungkin hanya disatu bagian tubuh sehingga badan kita menjadi tidak proporsional lagi. Ketika kita sudah bersuka hati karena berat badan kita naik, dan kemudian tiba-tiba kita menyadari saat seseorang datang kepada kita dan berkata, “wow, perutmu kok besar ya?”. Whoops, seketika anda menyadari bahwa anda sudah mirip orang yang mengandung. Badan masih kurus tapi perutnya menggelembung. Bagaimana mungkin?

Penyebaran Lemak
Sebenarnya lemak tubuh ketika kita mulai menambah berat badan akan tersebar ke seluruh tubuh. Hanya saja, ada bagian yang menerima lebih banyak, misalnya: perut kita. Jadi walaupun kita masih terlihat kurus tipis, ternyata penambahan berat tersebut lebih terpusat di bagian perut dan pinggang kita sehingga jadi mirip cello (alat musik seperti biola yang besar sekali).

Sudah dari sananya alias Genetik
Ketika badan kita menyimpan lemak, pola yang terjadi seringkali diatur oleh gen kita. Coba lihat keluarga anda? Apakah mereka kebanyakan menyimpan kelebihan lemak dibagian tengah (perut)?
Jika ya, bisa jadi ini adalah bagian besar dari alasan mengapa anda menambah berat badan kebanyakan di perut dan bukannya ditempat lain.

Sayang sekali tidak ada yang bisa anda lakukan tentang ini. Anda tidak bisa menyuruh atau mendorong lemak anda untuk pindah ke tempat lain. Yang bisa anda lakukan adalah melakukan latihan dan olahraga untuk menjaga tubuh anda minim lemak.

Anda harus mengurangi berat badan
Mungkin anda langsung protes membaca bagian ini. Anda sudah merasa ada bagian tubuh lain yang sudah menjadi lebih besar, misalnya tangan atau kaki. Tapi ketika bagian perut anda sudah menjadi terlalu besar, ada yang perlu anda lakukan. Setelah anda menyelesaikan artikel ini, pasti anda memahami adalah mungkin untuk membentuk perut anda dan menyingkirkan lemak tersebut.

Hal ini tidak berarti anda harus kehilangan semua berat yang sudah anda peroleh. Ingat bahwa banyak dari lemak diperut anda datang dari karbohidrat dan gula, terutama saat malam hari. Jadi jika anda ingin menyingkirkan lemak perut itu, hindari makan terutama karbohidrat dan gula saat malam hari.
Jadi yang perlu diingat bukanlah kehilangan semua berat badan anda yang sudah bertambah, tapi hanya sebagian yang muncul di perut anda.

Angkat Beban
Cara lain untuk menjaga tubuh agar tidak terlihat terlalu kurus ketika menyingkirkan lemak perut adalah dengan berlatih di gym dan membentuk otot.

Hal ini tidak berarti anda harus terlihat seperti Incredible Hulk (susah sekali untuk bisa kelihatan berotot seperti itu, percayalah, apa lagi untuk menjadi hijau seperti dia :)  Cukup lakukan angkat beban yang moderat untuk memperoleh bentuk otot.

Jika anda mempunyai lengan kecil dan ingin tetap menjaga penampilan, mulailah mengangkat beban dan melakukan latihan yang memperkuat bagian tubuh anda tersebut.
Angkat beban akan membantu tubuh anda terlihat lebih tebal dan tetap menjaga perut yang rata

Sumber: Akubugar.com